August 21, 2026

Solar Cold Storage IPB Jadi Model Integrasi Energi Bersih dan Ketahanan Pangan

0
Picture1

BOGOR – Fasilitas solar cold storage yang dikembangkan IPB University bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi salah satu model pemanfaatan energi terbarukan untuk memperkuat ketahanan pangan.

Fasilitas yang menggunakan tenaga matahari untuk mendinginkan dan membekukan produk pertanian tersebut diresmikan dalam rangkaian kunjungan Menteri Federal Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman Reem Alabali Radovan ke IPB University, Selasa (18/8/2026).

Pengembangan solar cold storage merupakan bagian dari proyek Tri-Chamber Solar-PV Cold Storage yang diimplementasikan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ). Sarana itu dirancang untuk mendukung penanganan hasil pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Direktur Energi Terbarukan Kementerian ESDM Tony Susandy menilai fasilitas tersebut memperlihatkan keterkaitan antara transisi energi, ketahanan pangan, inovasi teknologi, dan kerja sama internasional. Model serupa diharapkan dapat direplikasi, terutama di daerah yang belum memiliki pasokan listrik andal serta infrastruktur rantai dingin memadai.

Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet mengatakan, fasilitas itu juga akan menjadi laboratorium hidup bagi peneliti, dosen, dan mahasiswa. Riset yang dikembangkan dapat mencakup energi bersih, teknologi pascapanen, serta penerapannya di wilayah tropis.

Menurut Alim, transisi energi tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Proses tersebut juga membutuhkan dukungan penelitian, inovasi, pendidikan, dan kolaborasi internasional agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Reem menyebut penggunaan energi surya pada fasilitas penyimpanan dingin menghasilkan sejumlah manfaat. Selain mempercepat transisi energi Indonesia, teknologi tersebut dapat memperkuat rantai pasok pangan dan membuka peluang kerja lokal.

Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menambahkan, transisi energi harus tetap menjamin ketersediaan energi dengan harga terjangkau, menjaga daya saing industri, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *