Sambut 1.314 Mahasiswa Baru, Pascasarjana IPB Tekankan Pentingnya Riset untuk Pembangunan
KABUPATEN BOGOR – Sebanyak 1.314 mahasiswa baru Sekolah Pascasarjana IPB University mengikuti Kuliah Umum Lintas Angkatan yang digelar di Graha Widya Wisuda (GWW) IPB University, 13 Agustus 2026. Forum tersebut menekankan pentingnya riset yang relevan dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional.
Kuliah umum menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto serta Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono.
Mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan terdiri atas 990 mahasiswa S2, 213 mahasiswa S3, 46 mahasiswa S2 Sekolah Bisnis, 27 mahasiswa Magister Terapan, 19 mahasiswa S3 Sekolah Bisnis, dan 19 mahasiswa Program Profesi.
Komposisi mahasiswa juga menunjukkan tingkat keberagaman yang tinggi. Rentang usia mahasiswa baru berada antara 20 hingga 64 tahun, dengan latar belakang pendidikan, pengalaman, dan keahlian yang berbeda.
Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet menilai kondisi tersebut menjadi kekuatan dalam membangun pembelajaran lintas disiplin. IPB University, kata dia, terus mendorong sistem pembelajaran yang fleksibel, kolaboratif, dan mampu menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan besarnya peluang penelitian yang dimiliki Indonesia.
Menurutnya, perguruan tinggi mempunyai peran penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus mengubah potensi tersebut menjadi hasil penelitian yang memiliki nilai strategis.
“Hasil penelitian potensi Indonesia itu begitu sangat luar biasa,” ujar Trenggono.
Dekan Sekolah Pascasarjana IPB University Prof. Yusli Wardiatno menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai forum penyampaian wawasan dari para menteri. Kuliah umum juga dirancang untuk mempertemukan mahasiswa baru, mahasiswa senior, serta Organisasi Mahasiswa Daerah (Omda) S2 dan S3.
Pertemuan lintas angkatan diharapkan memperkuat jejaring akademik dan sosial di lingkungan pascasarjana. Jaringan tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung penelitian, pertukaran gagasan, hingga penyelesaian studi.
Sekolah Pascasarjana IPB University berharap pendekatan kolaboratif tersebut dapat melahirkan lebih banyak riset multidisiplin yang memiliki relevansi akademik sekaligus memberikan dampak konkret bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
