September 30, 2026

Rektor IPB University Bawa Pengalaman Pemberdayaan Desa ke Forum Akademik Global di China

0
Screenshot 2026-09-29 095301

KOTA BOGOR – Pengalaman IPB University dalam mendampingi masyarakat desa dan mengembangkan model pembangunan berbasis data menjadi salah satu perspektif yang dibawa ke forum akademik internasional di China.

Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet menghadiri sekaligus mengisi sesi dalam REINVENTING RURALITY: High-level Academic Dialogue on Global Rural Transformation yang digelar di Hebian Village dan Manluanzhan Village, Xishuangbanna Dai Autonomous Prefecture, Yunnan, China, 22 September 2026.

Forum tersebut mempertemukan akademisi serta tokoh yang bergerak dalam isu pembangunan dan transformasi perdesaan dari berbagai negara. Sejumlah figur yang terlibat antara lain Shakuntala Haraksingh Thilsted, Ramachandran, dan Dinar Dana Kharisma.

Dalam forum itu, para peserta bertukar pengalaman mengenai perubahan yang berlangsung di kawasan perdesaan, termasuk tantangan pembangunan ekonomi, penguatan kelembagaan masyarakat, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan partisipasi warga.

Alim menyoroti pentingnya membangun kepercayaan masyarakat sebagai salah satu fondasi utama pembangunan desa. Menurutnya, transformasi perdesaan akan lebih efektif apabila masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima program, tetapi turut terlibat dalam proses pembangunan.

Ia turut memaparkan pengalaman panjang IPB University dalam mendampingi masyarakat perdesaan. Keterlibatan tersebut telah berlangsung sejak periode awal berdirinya IPB, termasuk melalui kegiatan pendampingan petani di Karawang.

Pendekatan itu kemudian berkembang menjadi berbagai program pemberdayaan dan inovasi, salah satunya One Village One CEO atau OVOC. Program tersebut diarahkan untuk membantu desa mengembangkan potensi ekonomi, memperkuat kelembagaan, serta meningkatkan kapasitas masyarakat.

IPB juga mengembangkan pendekatan precision village data yang memanfaatkan data rinci untuk memetakan kondisi, kebutuhan, persoalan, dan potensi suatu desa secara lebih akurat.

Melalui forum tersebut, IPB University turut membuka ruang penguatan kerja sama dengan China Agricultural University dan berbagai institusi internasional lainnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas pertukaran pengetahuan dan menghasilkan pendekatan pembangunan desa yang semakin relevan dengan perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi di berbagai wilayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *