July 16, 2026

IPB University Lepas 400 Dosen Pulang Kampung, Bawa Inovasi untuk 97 Desa di 15 Provinsi

0
Dosen pulkam

BOGOR — Sebanyak 400 dosen IPB University resmi dilepas untuk menjalankan program Dosen Pulang Kampung (DOSPULKAM) 2026. Pelepasan yang berlangsung di Auditorium FMIPA IPB University pada Selasa (14/7/2026) tersebut menjadi awal perjalanan para akademisi kembali ke daerah asal masing-masing untuk membawa ilmu, inovasi, dan solusi bagi masyarakat desa.

Memasuki tahun kelima sejak diluncurkan pada 2022, DOSPULKAM 2026 menjadi program dengan cakupan terbesar. Sebanyak 100 tim yang terdiri dari 400 dosen akan berkontribusi di 97 desa yang tersebar di 55 kabupaten/kota pada 15 provinsi, mulai dari Sumatera Utara hingga Maluku Utara.

Berbeda dengan program pengabdian masyarakat pada umumnya, DOSPULKAM memiliki pendekatan khusus karena para dosen kembali ke kampung halaman mereka sendiri. Ikatan sosial dan kepercayaan yang telah terbentuk menjadi modal penting untuk mendorong perubahan di tengah masyarakat.

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menegaskan bahwa DOSPULKAM bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah gerakan untuk menghadirkan peran perguruan tinggi secara langsung di tengah masyarakat.

“Ini bukan seremonial tahunan. Ini adalah gerakan. Gerakan untuk membawa IPB keluar dari menara gading dan masuk ke tengah masyarakat, para petani, dan para nelayan,” ujar Alim.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Para dosen diharapkan mampu membantu menyelesaikan persoalan mendasar seperti akses pangan, air bersih, produktivitas pertanian, serta pengolahan hasil bumi.

Alim juga mengingatkan bahwa capaian akademik melalui publikasi ilmiah tetap penting, namun ilmu akan memiliki nilai lebih besar ketika mampu diterapkan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia meminta para dosen tidak berhenti pada penelitian dan publikasi, tetapi mendorong inovasi yang sederhana, aplikatif, terjangkau, dan memberikan manfaat nyata bagi warga desa.

“Jangan menjadi orang asing di kampung sendiri. Jadilah bagian dari solusi yang mereka nantikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alim berharap DOSPULKAM dapat menjadi awal terbentuknya ekosistem pembangunan desa yang berkelanjutan. Para dosen diminta membangun jejaring dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha lokal, serta berbagai pihak lain agar desa dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Melalui program ini, 400 dosen IPB University kembali ke akar dengan satu misi utama: menghadirkan ilmu pengetahuan sebagai solusi bagi masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *