Fetty Anggraenidini Dorong Porprov Jabar 2026 Beri Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
KOTA BOGOR — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi VI Fraksi Golkar, Fetty Anggraenidini, berharap penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026 tidak hanya berjalan sukses dari sisi teknis pertandingan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di daerah penyelenggara.
Harapan tersebut disampaikan Fetty setelah mengikuti Chief de Mission (CDM) Meeting II Porprov Jabar 2026 yang digelar di Paseban Sribaduga, Balai Kota Bogor, Selasa (28/7/2026). Pertemuan itu membahas kesiapan teknis pelaksanaan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut dan dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, jajaran Pemerintah Kota Bogor, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat Herry Antasari.
Menurut Fetty, Porprov Jabar 2026 yang melibatkan sejumlah daerah sebagai tuan rumah maupun wilayah pendukung harus mampu menjadi momentum penggerak ekonomi lokal. Ia menilai keberadaan ribuan atlet, ofisial, dan pendukung kegiatan dapat memberikan peluang bagi pelaku usaha kecil, sektor kuliner, perhotelan, transportasi, hingga berbagai layanan jasa di sekitar lokasi pertandingan.
“Harapannya penyelenggaraan Porprov 2026 ini berjalan dengan baik di beberapa kota penyangga utama maupun penyangga pendukung sehingga mendapatkan dampak ekonomi yang baik untuk masyarakat sekitar,” ujar Fetty.
Selain aspek ekonomi, Fetty juga menyoroti konsep penyelenggaraan sederhana yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, efisiensi anggaran tidak boleh berdampak pada kebutuhan utama para atlet yang menjadi peserta pertandingan.
Ia menegaskan bahwa kesederhanaan hanya dapat diterapkan pada sisi seremoni pembukaan maupun kegiatan pendukung, sedangkan fasilitas pertandingan dan pelayanan atlet harus tetap memenuhi standar.
“Kebutuhan atlet tidak boleh disederhanakan. Fasilitas olahraga harus sesuai standar dan dukungan nutrisi atlet juga harus terpenuhi agar mereka bisa bertanding secara maksimal,” katanya.
Fetty menilai dukungan terhadap atlet, mulai dari penyediaan makanan bergizi, vitamin, hingga kebutuhan pendukung lainnya, merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas prestasi olahraga Jawa Barat. Menurutnya, anggaran yang berkaitan langsung dengan pembinaan dan pelayanan atlet harus tetap menjadi prioritas.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, Fetty berharap seluruh daerah penyelenggara tetap mampu menjaga kualitas pelaksanaan Porprov XV Jabar 2026.
Ia optimistis ajang tersebut dapat menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet potensial Jawa Barat yang siap menghadapi berbagai kompetisi nasional, termasuk target mempertahankan prestasi sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
