Kuota KIP Kuliah IPB Menurun, Alumni Perluas Bantuan bagi Mahasiswa
KOTA BOGOR – Penurunan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah mendorong penguatan dukungan beasiswa dari alumni dan pihak swasta bagi mahasiswa IPB University. Pada 2026, perguruan tinggi tersebut menerima kuota KIP Kuliah sekitar 600 mahasiswa, turun dari jumlah yang biasanya mencapai sekitar 1.100 orang.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Prof. Deni Noviana, mengatakan penurunan kuota tersebut berkaitan dengan perubahan kebijakan di tingkat nasional.
“Kalau KIP Kuliah di IPB tahun ini tidak terlalu banyak, mungkin sekitar 600-an. Biasanya kami sekitar 1.100. Ada perubahan kebijakan nasional, jadi terjadi penurunan,” ujar Deni di Science Techno Park IPB Taman Kencana, Kota Bogor, Selasa (15/9/2026).
Meski kuota bantuan pemerintah berkurang, jumlah keseluruhan penerima beasiswa di IPB University tetap mencapai sekitar 10.500 mahasiswa. Angka itu setara dengan hampir 30 persen dari total 38.000 mahasiswa jenjang D4 dan S1.
Besarnya jumlah penerima tersebut ditopang bantuan dari perusahaan, lembaga eksternal, dan jaringan alumni. Salah satu lembaga yang aktif menggalang dukungan ialah Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI).
Ketua YAPI, Andi Irman Patiroi, menjelaskan banyak mahasiswa mengalami kesulitan biaya, tetapi tidak lolos program bantuan pemerintah. Salah satu penyebabnya ialah penghasilan orang tua yang dinilai berada di atas kriteria, meskipun harus digunakan untuk menanggung keluarga dengan jumlah anak yang banyak.
Situasi tersebut membuat YAPI meningkatkan jumlah penerima beasiswa. Dari rencana awal sekitar 200 mahasiswa, yayasan memutuskan memberikan bantuan kepada sekitar 400 mahasiswa dalam dua tahun terakhir.
Sejak didirikan pada 11 November 2016, YAPI telah menyalurkan sekitar 3.500 paket beasiswa. Pengurus yayasan menghimpun dana dengan menghubungi alumni dan perusahaan yang bersedia mendukung pembiayaan pendidikan mahasiswa.
Saat ini, YAPI masih membutuhkan sekitar Rp384 juta untuk menutup biaya yang harus dibayarkan kepada IPB University. Selain bantuan finansial, yayasan memberikan pembinaan karakter, pelatihan kepemimpinan dan kewirausahaan, serta membantu penerima beasiswa mengakses kesempatan magang dan pekerjaan.
Beasiswa YAPI juga diberikan kepada mahasiswa tahun pertama dan mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi.
