August 25, 2026

IPP Jabar Masih 62,96, Herman Suryatman Pasang Target 90 pada 2029

0
1787101787-blob (1)

KOTA BANDUNG – Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Jawa Barat yang berada pada angka 62,96 menjadi perhatian Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mendorong angka tersebut meningkat hingga sedikitnya 90 pada 2029.

Target tersebut disampaikan Herman dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Pemuda/KNPI Jawa Barat Tahun 2026 di Grand Asrilia Hotel Convention & Restaurant, Kota Bandung, Selasa (18/8/2026).

Menurut Herman, peningkatan IPP harus berjalan seiring dengan perbaikan kondisi riil generasi muda, terutama dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan kesejahteraan.

“Peningkatan kualitas pemuda harus menjadi perhatian serius, terutama dalam aspek pendidikan dan kesejahteraan,” kata Herman.

Pemprov Jabar juga menargetkan penurunan tingkat pengangguran pemuda secara signifikan hingga 2029. Sementara itu, kualitas dan tingkat pendidikan generasi muda diharapkan terus meningkat.

Herman menegaskan berbagai target tersebut merupakan bagian penting dalam mempercepat terwujudnya visi Jabar Istimewa.

Namun, menurut dia, pemerintah tidak mungkin mengerjakan agenda pembangunan pemuda secara sendiri. Kolaborasi dengan masyarakat dan organisasi kepemudaan menjadi faktor penting untuk menghasilkan perubahan yang terukur.

“Pemerintah tanpa masyarakat, pemerintah tanpa pemuda tidak ada apa-apanya,” ujarnya.

Karena itu, Herman berharap Musda KNPI Jawa Barat mampu melahirkan kepemimpinan dan program yang relevan dengan persoalan generasi muda saat ini. KNPI diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi ikut mendorong peningkatan kualitas kehidupan pemuda.

Kepengurusan baru juga diminta berani meninggalkan pola kerja yang nyaman serta menciptakan iklim organisasi yang sehat dan kompetitif.

Herman menilai KNPI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan potensi pemuda sekaligus memperkuat kontribusi mereka terhadap pembangunan Jawa Barat.

“Kepemimpinan KNPI berikutnya harus berani bertaruh,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *