Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet Perkuat Kolaborasi Global di University of Saskatchewan
KANADA — Rektor IPB University Dr Alim Setiawan Slamet bersama delegasi pimpinan IPB University melakukan kunjungan kerja ke University of Saskatchewan (USask), Kanada, pada 28–29 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama akademik dan riset antara kedua perguruan tinggi yang telah dibangun sejak 2024.
Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah peluncuran program Dual PhD in Plant Sciences. Program ini diarahkan menjadi salah satu bentuk unggulan kemitraan IPB University dan USask, terutama melalui pembimbingan bersama, mobilitas mahasiswa, serta pengembangan riset berkualitas tinggi yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.
Dalam pertemuan tingkat tinggi bersama Presiden USask Dr Vince Bruni-Bossio, kedua universitas menandatangani Joint Declaration of Intent. Penandatanganan berlangsung di hadapan jajaran pimpinan kedua perguruan tinggi dan turut disaksikan Dean of College of Agriculture and Bioresources USask, Dr Angela Bedard-Haughn.
Delegasi IPB University dalam kunjungan tersebut terdiri atas Rektor Dr Alim Setiawan Slamet, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim Prof Ernan Rustiadi, Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni Prof Iskandar Z Siregar, serta Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship Dr Handian Purwawangsa.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor Alim menyampaikan tiga agenda utama penguatan kerja sama. Selain pengembangan program Dual PhD in Plant Sciences, IPB University dan USask akan memperkuat riset bersama pada bidang ilmu tanaman, perbaikan tanaman, ketahanan terhadap perubahan iklim, pertanian digital, serta kecerdasan buatan atau AI.
Agenda berikutnya mencakup perluasan pertukaran dosen dan mahasiswa, publikasi ilmiah bersama, serta berbagai program peningkatan kapasitas akademik dan riset.
“USask dan IPB memiliki kekuatan yang saling melengkapi. Dengan bekerja bersama, kita dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi petani dan masyarakat,” ujar Dr Alim.
Ia juga menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya menjadi forum untuk membahas kerja sama, tetapi juga menjadi kesempatan bagi IPB University untuk mendengarkan, mempelajari, dan membangun kolaborasi lebih lanjut dengan mitra akademik di Kanada.
Rangkaian kegiatan Rektor Alim dan delegasi IPB University kemudian berlanjut dengan pertemuan bersama Department of Plant Sciences serta tim New Frontiers in Research Fund (NFRF) USask yang dipimpin Dr Michael Nickerson. Delegasi juga meninjau laboratorium pangan di Fakultas Teknik dan Pertanian bersama Dr Venkatesh Meda dan Dr Nickerson.
Sebagai simbol persahabatan dan komitmen terhadap keberlanjutan kemitraan, Rektor Alim bersama Presiden USask turut melakukan penanaman pohon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membangun hubungan kelembagaan antara kedua universitas.
Pada hari kedua, delegasi IPB University mengunjungi laboratorium Plant Sciences dan Phytotron bersama Dr Bunyamin Tar’an. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama Department of Plant Sciences yang dipimpin Dr Chris Willenborg.
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menjajaki langkah tindak lanjut kolaborasi dalam bidang riset dan pendidikan. Dengan sejumlah agenda yang telah disepakati, kerja sama IPB University dan USask diarahkan untuk menghasilkan pengembangan akademik, riset, serta inovasi yang dapat mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan secara lebih luas.
