October 18, 2026

Kota Bekasi Jajaki Kolaborasi Ekonomi dengan Delegasi Tiongkok, Usaha Lokal Dilibatkan

0
img_6acef3440b72c6.32042037

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menjajaki kolaborasi ekonomi dengan delegasi Beijing Digital Economy Enterprises Overseas Innovation Service Base dan Kamar Dagang Jiangsu Indonesia. Penjajakan mencakup bidang investasi, perdagangan, ekonomi digital, dan sejumlah sektor strategis dengan membuka ruang bagi keterlibatan usaha lokal.

Pertemuan di Ruang Rapat Wali Kota Bekasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan. Pemerintah dan delegasi mengidentifikasi peluang yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pembangunan serta potensi ekonomi daerah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mendorong komunikasi yang telah terbangun dapat diteruskan menjadi penjajakan kerja sama yang konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kota Bekasi memiliki potensi ekonomi yang perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Kami terbuka terhadap peluang kerja sama yang dapat mendorong investasi, memperkuat dunia usaha, menghadirkan inovasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Tri.

Menurutnya, pembahasan kolaborasi dapat diarahkan pada pengembangan ekonomi digital dan pemanfaatan teknologi. Bidang kesehatan, pengelolaan limbah cair, serta penguatan ekosistem usaha lokal juga termasuk peluang yang dapat dijajaki.

Selain membuka kesempatan investasi, hubungan tersebut diharapkan membantu perusahaan daerah mengembangkan jaringan bisnis. Pemkot Bekasi memandang keterlibatan dunia usaha sebagai salah satu faktor penting dalam membangun hubungan ekonomi berkelanjutan.

Ketua Kadin Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar menyampaikan kesiapan membantu menghubungkan pengusaha lokal dengan calon mitra dari Tiongkok. Proses tersebut dilakukan berdasarkan kesesuaian sektor dan kebutuhan bisnis masing-masing pihak.

“Kami melihat peluang untuk membangun kemitraan yang lebih terarah antara perusahaan dari Tiongkok dan pengusaha di Kota Bekasi,” ujar Ruslan, yang akrab disapa QRS.

Ia menjelaskan, Kadin dapat membantu pemetaan pelaku usaha, membuka komunikasi antarmitra, dan mendorong agenda business matching. Dukungan itu diharapkan memberikan tindak lanjut yang jelas terhadap peluang yang muncul dalam pertemuan.

Perusahaan lokal dapat menjajaki keterlibatan sebagai mitra bisnis, pemasok barang dan jasa, distributor, maupun bagian dari pengembangan kapasitas industri. Bentuk kemitraan akan bergantung pada kebutuhan dan kelayakan setiap kerja sama.

Pemkot Bekasi menjalankan peran fasilitasi sesuai kewenangannya, sementara Kadin mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan calon mitra potensial. Melalui pendekatan tersebut, penjajakan diharapkan memperluas kesempatan perusahaan lokal untuk berkembang dalam jaringan pasar internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *