Gandeng University of Melbourne, IPB Perkuat Pendidikan Agribisnis Bertaraf Internasional
KABUPATEN BOGOR – Kolaborasi internasional di bidang pendidikan pertanian terus diperluas IPB University. Kali ini, perguruan tinggi tersebut menjalin kerja sama dengan The University of Melbourne, Australia, melalui peluncuran Dual Degree Program untuk pendidikan pascasarjana bidang agribisnis.
Program itu mempertemukan Program Studi Magister Sains Agribisnis IPB University dengan Master of Agricultural Sciences The University of Melbourne.
Peluncurannya digelar bersamaan dengan Joint Seminar bertajuk “Building Science and Agribusiness Partnership: Dual Perspectives, One Future” di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, Kampus Dramaga, Kamis (20/8/2026).
Dekan FEM IPB University Prof Irfan Syauqi Beik menilai kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan akademik kedua universitas.
Melalui skema dual degree, mahasiswa memiliki peluang mendapatkan pengalaman akademik di dua lingkungan pendidikan tinggi yang berbeda sekaligus membangun jejaring internasional.
Program tersebut juga diarahkan untuk memperkaya perspektif mahasiswa dalam memahami persoalan pertanian dan agribisnis yang saat ini membutuhkan pendekatan lintas ilmu dan lintas negara.
Dean of Faculty of Science The University of Melbourne Prof Moira O’Bryan mengatakan, kolaborasi kedua institusi dapat menjadi sarana mempertemukan kekuatan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan pengembangan sektor pertanian dan agribisnis.
Dalam rangkaian kegiatan, Prof Willa Huston bersama Dr Nia Rosiana menjelaskan skema Dual Degree Program, mulai dari perspektif akademik hingga kesempatan belajar yang dapat diperoleh mahasiswa di kedua universitas.
Seminar juga diisi diskusi panel yang menghadirkan Dr Antanas Spokevicius, Assoc Prof Dorin Gupta, dan Dr Yanti Nuraeni Muflikh. Dr Anisa Dwi Utami bertindak sebagai moderator.
Kerja sama tersebut diharapkan berkembang ke berbagai bidang lain, termasuk penelitian bersama, pertukaran akademik, dan pengembangan inovasi. Kolaborasi lintas negara itu sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan sektor pertanian dan agribisnis secara nasional maupun global.
