Kajari Bekasi Deklarasikan Dukungan bagi Atlet Disabilitas, Komitmen Berlanjut di Tingkat Jawa Barat
KOTA BEKASI – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum., mendeklarasikan dukungan terhadap pembinaan dan pemenuhan hak atlet penyandang disabilitas melalui penyelenggaraan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) Kota Bekasi 2026.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Sulvia sejak pembukaan PEPARPEDA di GOR Bang Yan, Kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (3/8/2026), hingga penutupan pada Kamis (6/8/2026).
PEPARPEDA ditutup secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe bersama Kajari Kota Bekasi. Momentum tersebut memperkuat sinergi pemerintah daerah dan Kejaksaan dalam membangun ekosistem olahraga inklusif serta memberikan kesempatan setara bagi pelajar penyandang disabilitas.
Kejari Kota Bekasi menilai dukungan terhadap atlet disabilitas merupakan bagian dari upaya mengawal pemenuhan hak konstitusional warga negara, khususnya kelompok rentan. Komitmen itu juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola pembinaan olahraga yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan atlet.
Sinergi dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bekasi telah dibangun melalui audiensi pada 6 Oktober 2025. Kerja sama kemudian diperkuat saat Sulvia mengunjungi Kantor NPCI Kota Bekasi pada 13 Mei 2026.
Pertemuan tersebut membahas penguatan pembinaan atlet, optimalisasi dukungan Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, serta pendampingan hukum bagi pengelolaan organisasi dan anggaran olahraga.
Sulvia berpandangan, atlet penyandang disabilitas telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang melalui prestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Negara berkewajiban memberikan kesempatan, perlindungan, akses pembinaan, dan dukungan berkelanjutan tanpa diskriminasi.
Langkah tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Komitmen serupa akan diteruskan Sulvia dalam amanah barunya sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, dengan memperluas sinergi bersama pemerintah daerah dan organisasi disabilitas di tingkat provinsi.
