July 10, 2026

175 Paket Pelatihan Kerja Dibuka di Kota Bandung, 3.500 Warga Disiapkan Masuk Dunia Kerja

0
1783562580-blob

KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) resmi membuka 175 paket pelatihan kerja bagi 3.500 warga ber-KTP Kota Bandung. Program yang dimulai pada Rabu (8/7/2026) tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran.

Pelatihan dilaksanakan selama 10 hari di berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang tersebar di seluruh daerah pemilihan Kota Bandung. Program ini melibatkan sejumlah mitra pelatihan yang telah bekerja sama dengan Disnaker Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membuka kegiatan secara resmi di LPK Ariyanti. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi masyarakat merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing Kota Bandung di tengah perkembangan dunia kerja yang terus berubah.

Farhan mengatakan, bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya akan menjadi keuntungan apabila masyarakat dibekali keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia usaha. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong program pelatihan yang mampu meningkatkan kompetensi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.

“Pemkot Bandung ingin masyarakat tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu membuka peluang usaha sendiri sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru,” ujar Farhan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan pelatihan tahun ini mencakup delapan bidang yang dinilai memiliki prospek tinggi di pasar kerja. Bidang tersebut meliputi catering, pastry, pastry level 2, barista dasar, digital marketing, tata rias pengantin, tata rias remaja, dan barber.

Menurutnya, seluruh materi pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan dunia usaha serta peluang wirausaha yang dapat menyerap tenaga kerja dalam waktu relatif cepat.

Selain program yang sedang berjalan, Disnaker Kota Bandung juga menyiapkan pengembangan pelatihan teknisi kendaraan listrik melalui rencana kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja pada industri kendaraan listrik yang terus berkembang.

Seluruh peserta memperoleh berbagai fasilitas selama mengikuti pelatihan, di antaranya makan dan minum, seminar kit, perlengkapan praktik, uang transport sebesar Rp50.000 per hari, serta sertifikat dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung.

Program ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang lebih kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan industri, sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru yang dapat memperkuat perekonomian Kota Bandung maupun Jawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *